SMS masuk ke ponselku Jumat (29/8) siang. Bunyinya begini: “KTP sudah jadi. Tapi begitu di pres, baru sadar alamatnya salah. Dasar nasib, sudah lama nunggu tiga bulan, salah pula. Di tulis Tiban Bukit kurang Asri”.
Aku tak serta-merta membalas SMS itu. Aku terbahak-bahak, sampai berlinang air mata. Pikirku, iseng sekali petugas entri data KTP. Masa’ nama tempat ditulis begitu. Memangnya dia baru di Batam? Memang sih, perumahan yang ditempati temanku yang mengirim SMS ini , yaitu Tiban Bukit Asri, sama sekali tidak asri. Tak ada taman-taman hijau yang biasanya menyimbolkan keasrian. Tapi jangan ditulis Tiban Bukit Kurang Asri dong..ujarku bicara pada diri sendiri. Read the rest of this entry ?










